Selasa, 03 April 2012
PERPINDAHAN ATAU PERAMBATAN KALOR (PANAS)
Apa sih yang dimaksud dengan perpindahan Kalor ??
Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa yang namanya Kalor itu adalah berupa suatu energi. Dimana berdasarkan hukum kekekalan energi, energi dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain dan dapat pula berubah bentuk, dari bentuk energi satu ke energi lain
Sekarang kita bahas tentang energi kalor atau energi panas.
Perpindahan Kalor adalah suatu proses perpindahan energi panas pada suatu zat atau dari satu zat ke zat lain.
Kalor dapat berpindah dapat melalui suatu zat perantara maupun tanpa zat perantara, zat perantara yang dapat menghantarkan kalor disebut dengan konduktor, sedangkan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut dengan isolator. Perpindahan kalor dapat melalui tiga cara :
1. Konduksi.
2. Konveksi.
3. Radiasi
Sekarang mari kita lihat penjelasan dari ketiga cara tersebut.
1. Konduksi : Merupakan perpindahan kalor yang tejadi dimana energi kalornya berpindah sedangkan zat perantaranya tidak bergerak.
sebagai contoh :
Andi ingin memberikan buku kepada Rahmat, tetapi dia tidak boleh berdiri dari tempat duduk, sehingga Andi harus mengoper-ngoper bukunya melalui Budi, lalu Budi mengopernya ke Bagas, baru kemudian Bagas memberikannya kepada Rahmat. Coba perhatikan !! Buku tetap sampai ke Rahmat tanpa si Andi perlu untuk beranjak dari tempat duduknya. Hal ini yang dimaksud dengan perpindahan kalor secara Konduksi. Kalor berpindah tanpa zat penghantarnya bergerak.
Perpindahan kalor dengan cara konduksi biasa terjadi pada jenis zat penghantar yang berbentuk padat, seperti besi. Coba saja panaskan sebuah batang besi lalu kamu memegang ujung yang lain, pasti lama kelamaan ujung besi yang kamu pegang juga ikutan terasa panas, hal ini dikarenakan panas merambat pada besi tersebut, sehingga kemudian seluruh batang besi tersebut menjadi panas.
2. Konveksi : Merupakan perpindahan kalor yang tejadi dimana energi kalornya berpindah dan zat perantaranya juga bergerak.
sebagai contoh :
kasusnya tetap sama, Andi ingin memberikan bukunya kepada Rahmat, tetapi sekarang dia diperbolehkan untuk berdiri dari tempat duduknya. Maka kali ini untuk memberikan bukunya kepada Rahmat, Andi hanya tinggal beranjak dari tempat duduknya, kemudian berjalan menghampiri Rahmat lalu memberikan bukunya kepada Rahmat.
Kali ini berbeda dengan cara pertama, Andi sebagai pemegang buku ikut berjalan (bergerak) untuk memberikan bukunya kepada orang yang dituju, berbeda dengan pepindahan dengan cara konduksi dimana Bukunya berpindah tetapi Andi-nya sebagai pemilik buku tetap diam di tempat duduk.
Perpindahan kalor dengan cara konveksi biasanya terjadi pada zat perantara yang berbentuk cair dan gas, dikarenakan kedua zat tersebut dapat bergerak bebas tidak seperti benda padat yang bentuknya tetap. Contohnya adalah ketika kita memanaskan air di dalam panci, maka api akan memanaskan air yang dibagian bawah panci lalu air pada bagian bawah yang panas tersebut akan memiliki massa yang lebih ringan dibanding air yang ada di permukaaan atas dikarenakan air di permukaan atas lebih dingin dibanding yang ada di bagian bawah panci, sehingga air yang panas berpindah ke atas dan air yang dingin bepindah ke bawah, hal ini akan terjadi secara terus menerus sehingga seluruh air dalam panci akan menjadi panas semua.
3. Radiasi : Merupakan perpindahan kalor yang tejadi dimana energi kalornya berpindah dari satu tempat ke tampat lain tanpa dibutuhkan zat perantara.
sebagai contoh :
misinya tetap sama yaitu Andi ingin memberikan bukunya kepada Rahmat, TETAPI, peraturannya ada dua :
1. Andi tidak boleh beranjak dari tempat duduknya
2. Andi tidak boleh mengoper-ngoper bukunya kepada teman-temannya.
Lalu kira-kira bagaimana cara si Andi untuk memberikan bukunya kepada Rahmat ??
yaitu dengan cara DILEMPAR !!
memang cara yang kurang sopan sih, tapi ini adalah suatu cara yang dapat mencontohkan suatu peristiwa radiasi terjadi.
Lihat !! Ajaib bukan ?? Buku dapat sampai ke tangan Rahmat tanpa perlu berdiri dan dioper-oper ke orang lain. Sehingga buku tetap sampai ke orang yang dituju tanpa melalui perantara.
Peristiwa radiasi terjadi pada proses perambatan panas matahari ke bumi. Di luar angkasa tidak terdapat zat perantara untuk menghantarkan panas, sehingga satu-satunya cara untuk menghantarkan panas agar sampai ke bumi yaitu dengan cara Radiasi.
Sumber :
Senin, 12 Maret 2012
RUANG LINGKUP IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
A.ALAM
SEMESTA
Pengertian
Alam Semesta
Alam
Semesta
adalah ruang dimana di dalamnya terdapat kehidupan biotik maupun abiotik serta
segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat
diungkapkan oleh manusia.
Teori
Terbentuknya Alam Semesta
Teori
Dentuman
Berdasarkan teori ini, alam semesta terbentuk karena
adanya ledakan massa yang sangat hebat yang disebabkan oleh adanya reaksi inti.
Teori
Ekspansi dan Kontraksi
Teori ini mengungkapkan bahwa galaksi dan
bintang-bintang terbentuk pada saat masa ekspansi.
Galaksi
Galaksi (Yuniani: galaxias, Milky Way) adalah kumpulan
bintang-bintang, bersama dengan awan interstellar berupa debu dan gas (nebulae)
yang menempati volume yang sangat besar di angkasa.
Tipe galaksi berdasarkan bentuknya:
1.
Galaksi elips
Galaksi Elips
adalah galaksi yang sudah tua, terbentuk dari bintang-bintang yang sudah tua,
lebih redup dibandingkan dengan tipe spiral, dengan banyak bintang merah besar,
mengandung sedikit awan gas dan debu interstellar, pembentukan bintang baru
sudah benrhenti.
2.
Galaksi spiral
Galaksi Spiral
berbentuk spiral amat besar dengan inti di tengah (nukleus) dan lengan spiral
dan cakaram (disk). Pada lengan ini terkonsentrasi debu dan gas (nebulae),
dimana terdapat pembentukan bintang aktif. Tipikal galaksi spiral terdiri dari
100.000 juta bintang dan berdiameter 100.000 tahun cahaya. Mempunyai halo
galaktik yang mengandung gas dan debu, bintang individual dan globular
cluster.
3.
Galaksi tidak beraturan
Galaksi tak beraturan terdiri dari bermilyar-milyar bintang muda, tidak
mempunyai bentuk yang pasti.
Bintang
1. Matahari adalah bintang
2. Bintang lain yang terdekat adalah proxima centuri (berjarak 1,31 PC) 1 PC (parsec) = 206.265 AU (astronomical
unit) 1 AU = jarak matahari ke Bumi = 149,6 juta km.
3. Temperatur dan Warna Bintang
Blue 11.000o - 25.000oC Rigel, Regulus
Blue-white 8.000o - 11.000 oC Vega, Altait, Sirius
White 6.000o - 8.000oC Polaris, Procyon
Yellow-white 5.000o - 6.000oC Sun, Capella
Orange 3.500o - 5.000oC Aldebaran, Arcturus
Red 3.000o - 3.500oC Betelgeuse, Antares
B. SISTEM TATA SURYA
Pengertian Sistem Tata Surya
Sistem Tata Surya (The Solar
System) adalah suatu sistem organisasi yang teratur pada matahari di mana
matahari sebagai pusat peredaran dan dikelilingi oleh pengikut-pengikutnya
(planet, satelit, asteroid, komet, dan meteor). Semua pengikut matahari
mengelilingi matahari dengan garis edar tertentu.
Matahari
Matahari adalah bintang kuning,
berbentuk bola, dengan diameter 865.000 mi (1 mi = 1,609 km), lebih dari 100X
diameter bumi. Salah satu bintang anggota galaksi Milky Way (Bima Sakti).
Matahari sangat penting bagi proses kehidupan di Bumi karena mensuplai panas,
cahaya, dan radiasi lain.
Matahari memiliki garis tengah: 1.392.000 kmmassa :
331.950 massa bumi. Temperatur permukaan matahari
mencapai 6.000°K, inti mencapai 15.000.000°K, bintik-bintik hingga 4.000°K, dan tekanan mencapai 400x109 atm bumi.
Planet
Planet adalah Benda langit yang
tidak memiliki sumber cahaya sendiri.Planet-planet dalam Tata Surya
berbeda-beda dalam ukuran dan komposisi, terdiri:
a. Kelompok Planet Dalam: planet-planet yang dekat dengan matahari, ukuran
relatif kecil, solid, rocky, massa
jenis besar (Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars)
b. Kelompok Planet Luar: planet-planet yang jauh dari matahari, gas planets, terbentuk sebagian besar
oleh H dan He (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Planet terluar, Pluto,
berukuran kecil dan terdiri dari es)
Bumi
Bumi memiliki Garis tengah ekuatorial : 7.923 mil. Sedangkan
antarkutub 7.900 mil. Berat jenis : 5,5 dan beratnya 6,6 x
1021 ton.Inti dalam bumi tebalnya 815 mil, inti luar 1.360 mil, mantel bumi
1.800 mil dan lapisan lithosfer 20 mil. Lapisan bumi yang cair disebut
hidrosfer yang menutupi 71% muka bumi dengan kedalaman rata-rata 4.000 meter.
Sedangkan lapisan yang berupa gas disebut atmosfer, terdiri dari troposfer
setebal 10 mil.
Anggota Tata Surya
Asteroid
Asteroid : planet-planet kecil
berada di lintasan antara kelompok planet dalam dan planet luar (antara Mars dn
Yupiter). Bervariasi antara tipe karbon dan tipe silikon (carbonaceous and
siliceus type).
Ceres adalah asteroid terbesar yang
telah diketahui (Æ 1000 km). Chiron adalah asteroid
asing yang mengorbit di antara Saturnus dan Uranus.
Komet
Komet disebut juga dengan
"Bintang berekor". Mengelilingi matahari dengan orbit eliptikal.
Periode orbit bisa sangat lama dan sangat jauh dari Tata Surya. Tidak memiliki
cahaya sendiri. Komet mempunyai inti yang mengandung air beku, methan,
karbondioksida, partikel batuan, dikelilingi debu dan gas.
Diberi nama berdasarkan penemunya:
1. Komet Halley (Edmud Halley) yang muncul kedalam Tata Surya setiap 74-78
tahun (terakhir tampak pada 1986)
2.
Komet Kohoutek (Lubos Kohoutek), muncul tahun 1975,
diperkirakan akan muncul kembali 75.000 tahun yad.
Meteor
Meteor adalah Benda langit yang sangat kecil, bergerak mengelilingi
matahari seperti planet. Ketika melintas terlalu dekat ke Bumi dan memasuki
lapisan atmosfer akan terlihat berbentuk jalur cahaya. Hujan meteor sering
terlihat berkala di Bumi, yang terkenal adalah hujan Perseid yang menerangi
langit malam pada setiap 27 Juli dan 17 Agustus. Meteor dapat muncul sebagai
individu dan tidak terduga atau berkelompok dan muncul setiap tahun atau setiap
beberapa tahun sekali. Bergerak dalam jalur tertentu, maka muncul dari titik
yang sama di langit : Perseid dari Perseus, Lyrid (muncul April)dari Lyra, dan Taurid
(muncul akhir Oktober dan November) dari Taurus.
Sumber:
nurma.staff.uns.ac.id/files/2009/03/alam-semesta.ppt
Senin, 28 November 2011
MANUSIA dan PANDANGAN HIDUP
Pengertian
Pandangan Hidup
Setiap
manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bersifat kodrati, karena itu
ia menentukan masa depan seseorang, untuk itu perlu dijelaskan pula arti dari
pandangan hidup. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang
dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu
merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu
dan tempat hidupnya.
Pandangan
hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi, pandangan hidup dapat
diklasifikasikan berdasarkan salnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari
agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa idelogy
yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara
tersebut.
3. Pandangan hidup hasil dari renungan yaitu
pandangan hidup yang relative kebenarannya.
Apabila
pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu
organisasi, maka pandangan hidup itu disebut ideologi. Jika organisasinya
politik, maka ideologinya disebut ideologi politik.
Pandangan
hidup pada dasarnya mempunyai unsurunsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha,
keyakinan. Cita-cita adalah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai
dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu
segala hal yang baik. Yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram.
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.
Cita-cita
Menurut
kamus umum bahasa indonesia, adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada
dalam pikiran. Yang merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa
mendatang.
Dapatkah
seseorang memcapai apa yang dicita-citakan?hal itu tergantung dari tiga factor.
Pertama ialah factor manusia yang mau mencapai cita-cita ditentukan oleh
kualitas manusianya itu sendiri. Yang kedua ialah factor kondisi, yang
mempengaruhi tercapainya cita-cita, pada umumnya dapat disebut yang
menguntungkan dan yang menghambat. Factor yang terakhir merupakan factor tingginya
cita-cita dalam mencapai cita-cita itu.
Kebajikan
Kebajikan
atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama
dengan perbuatan moral,perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan
etika.
Manusia
adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Kedua unsur
itu terpisah bila manusia meninggal.karena merupakan pribadi,manusia mempunyai
pendapat
sendiri,ia mencinta diri sendiri,ia mencintai diri sendiri, perasaan sendiri, cita-cita sendiri dan sebagainya.
sendiri,ia mencinta diri sendiri,ia mencintai diri sendiri, perasaan sendiri, cita-cita sendiri dan sebagainya.
Sebagai
makhluk tuhan, manusiapun harus mendengarkan suara hati tuhan. Suara tuhan
selau membisikkan agar manusia berbuat baik dan mengelakkan perbuatan yang
tidak baik. Jadi kebajikan itu adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati
kita, suara hati masyarakat dan
hokum tuhan. Baik-buruk kebajikan dan ketidakbajikan menimbulkan daya kreatifitas bagi seniman.
hokum tuhan. Baik-buruk kebajikan dan ketidakbajikan menimbulkan daya kreatifitas bagi seniman.
Factor-faktor
yang menentukan tingkah laku setiap orang ada tiga hal, yaitu :
Pembawaan
(HERIDITAS)
(HERIDITAS)
Lingkungan
(ENVIRONMENT)
(ENVIRONMENT)
Pengalaman
Usaha/Perjuangan
Usaha adalah
kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan
otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya. Kerja keras
pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Karena
itu tidak boleh bermalas-malas, bersantai-santai dalam hidup ini.
Keyakinan/Kepercayaan
Keyakina
yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan tuhan.
Menurut Prof. Dr. Harun
Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu :
Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu :
a. Aliran Naturalise : Hidup manusia itu
dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib
itu dari natur, dan itu dari tuhan.
b. Aliran intelektualisme : Dasar
aliran ini adalah logika/akal. Dengan akal manusia dapat berpikir. Dengan akal
diciptakan teknologi yang dapat membantu mencapai kebajikan yang maksimal.
c. Aliran Gabungan : Dasar aliran ini adalah
gabungan dari kekuatan gaib dan juga akal.segala sesuatu dinilai dengan akal,
baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi, apa yang
benar menuru logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani.
Langkah-langkah
Berpandangan hidup yang baik
Untuk
mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik, kita memerlukan langkah-langkah
pandangan hidup.
Langkah-langkah itu sebagai berikut :
Langkah-langkah itu sebagai berikut :
a. Mengenal
Mengenal
merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap awal dari setiap aktifitas hdupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap awal dari setiap aktifitas hdupnya yang dalam hal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
b. Mengerti
Mengerti
disini
dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri
dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri
c.Menghayati
Selanjutnya
setelah kita mengerti, adalah menghayati pandangan hidup itu
setelah kita mengerti, adalah menghayati pandangan hidup itu
d.Meyakini
Setelah
mngetahui kebenaran dan validitas dari pandangan hidup itu, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu
mngetahui kebenaran dan validitas dari pandangan hidup itu, maka hendaknya kita meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu
e.Mengabdi
Pengabdian
merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya sendiri dan oleh orang lain. Dengan mengabdi kita akan merasakan manfaatnya
merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya sendiri dan oleh orang lain. Dengan mengabdi kita akan merasakan manfaatnya
Jadi jika
kita sudah mengenal, mengerti, menghayati, dan meyakinii pandangan hidup ini, maka
selayakya disertai dengan pngabdian. Dan pengabdian ini hendaknya dijadikan
pakaian, baik dalam waktu tentram lebih-lebih bilamenghadapi hambatan,
tantangan, dan
sebagainya.
sebagainya.
Mengamankan
Mungkin
sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan diri pada suatu
pandangan hidup lalu ada orang lain yang menganggu dan atau menyalahkannya
tentu dia tidak menerima dan bahkan cenderung untuk mengadakan perlawanan.
Langkah
terakhir adalah melakukan proses pengamanan yang merupakan langkah terberat dan
membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu
demi tegaknya pandangan hidup itu.
Study kasus
: pandangan hidup dalam kehidupan manusia merupakan sesuatu yang bersifat
kodrati yang sudah ada dalam diri manusia sejak manusia menggunakan akal
pikirannya,karena manusia akan selalu memiliki pandangan hidup terhadap
berbagai hal yang dialami dalam hidupnya.sumber pandangan hidup manusia
bersumber dari berbagai hal dan sebab yang membuatnya harus mempunyai
pandangan hidup sebagai dasar menjalani hidupnya.
kodrati yang sudah ada dalam diri manusia sejak manusia menggunakan akal
pikirannya,karena manusia akan selalu memiliki pandangan hidup terhadap
berbagai hal yang dialami dalam hidupnya.sumber pandangan hidup manusia
bersumber dari berbagai hal dan sebab yang membuatnya harus mempunyai
pandangan hidup sebagai dasar menjalani hidupnya.
MANUSIA dan KEADILAN
Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu
hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan
memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat
yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa
“Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial,
sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”. Tapi, menurut kebanyakan
teori juga, keadilan belum lagi tercapai: “Kita tidak hidup di dunia yang
adil”. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum,
dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan
keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan
pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita
ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas.
keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.
Macam-macam keadilan
1. Keadilan Legal atau
Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum
dan masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat
yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasamya paling
cocok baginya (The man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan
moral, sedangkan, Sunoto menyebutnya keadilan legal.
Keadilan timbul karna penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang
selaras kepada bagian-hagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud
dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Keadilan timbul karna penyatuan dan penyesuaian untuk memberi tempat yang
selaras kepada bagian-hagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud
dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
2. Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang
sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama
(justice is done when equals are treated equally). Sebagai contoh, Ali bekerja
10 tahun dan Budi bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan
antara Ali dan Budi. yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata
Ali menerima Rp. 100.000.- maka Budi harus menerima. Rp 50.000. Akan tetapi
bila besar hadiah Ali dan Budi sama justru hal tersebut tidak adil.
3. Keadilan Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan
umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan
ketertiban dalam rnasyarakat Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim
menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian
dalam masyarakat.
Minggu, 30 Oktober 2011
Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah
pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah
manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di
indonesia sebagai pengganti istilah Basic
Humanities yang berasal dari istilah
bahasa inggris “The Humanities”.
Adapun istilah Humanities itu sendiri
berasal dari bahasa latin Humnus yang
artinya manusia, berbudaya, dan halus. Dengan mempelajari The Humanities seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih
berbudaya dan halus. Dengan demikian, dapat dikatakan The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu, nilai manusia
sebagai HomoHumanus atau manusia
berbudaya.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar merupakan
salahsatu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara
memperluas wawasan pemikiran dengan kemampuan kritikal terhadap maslah budaya.Untuk
bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat : Mengusahakan
kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah
menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, terutama untuk kepentingan profesi
mereka, Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara
serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh kedalam sifat-sifat
kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat, dan Mengusahakan wahana komunikasi
para akademis agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.
RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah
ditetapkan dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk
menentukan ruang lingkup kajian mata
kuliah Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok itu adalah :
1. Berbagai
aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan
budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities), baik dari segi masing-masing
keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya. Hakekat manusia yang satu atau
universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan
masing-masing jaman dan tempat.
2. Manusia
menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai objek
pengkajian. Bagimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dengan dirinya sendiri, nilai-nilai
manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral
dalam Ilmu Budaya Dasar.
Sumber :
Manusia dan Kebudayaan
A.MANUSIA
Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah
kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang
dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai
sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari
energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam
golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan
mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap
kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan
mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu
ingin mempunyai kekuasaan ( politik ). Dan lain sebagainya.
Manusia itu terdiri dari empat unsur yang
saling terkait, yaitu :
1.
Jasad
2.
Hayat
3.
Ruh
4.
Nafas
Manusia sebagai satu kepribadian yang
mengandung 3 unsur yaitu :
1.Id : Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.
2.Ego : Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
1.Id : Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.
2.Ego : Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
3.SuperEgo :
Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir. Dibandingkan dengan Id dan
ego, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego menunjukkan
pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan control diri melalui
sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.
HAKEKAT MANUSIA
Manusia
diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi
ciptaan Tuhan yang lain. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi
dengan akal pikiran serta hawa nafsu. Tuhan menanamkan akal dan pikiran kepada
manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk
orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di
bumi ini. Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk
sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinteraksi dan saling berbagi.
B.KEBUDAYAAN
Kebudayaan
berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan
akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan
mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang
terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari,
kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati
dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk
kebudayaan yang dapat kita rasakan.
TUJUH UNSUR
KEBUDAYAAN UNIVERSAL
1. Sistem Religi
Kepercayaan
manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa
ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang
muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang
paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing
antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
3. Sistem Pengetahuan
Sistem yang
terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga
memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu
disampaikan agar yang lain juga mengerti.
4. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem Ekonomi
Terlahir
karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu
ingin lebih.
5. Sistem Teknologi dan
Peralatan
Sistem yang
timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru
agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup
yang lain.
6. Bahasa
Sesuatu yang
berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk
mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan
bahasa universal seperti bahasa Inggris.
7. Kesenian
Setelah
memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi
kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
Jadi, Manusia dan kebudayaan merupakan salah
satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai
makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan
melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan
sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha
Kuasa.
Sumber :
Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar semula dinamakan Basic Humanities, berasal dari bahasa
inggris the humanities.Istilah ini berasal dari bahasa latin humanus yang berati manusiawi,
berbudaya, dan halus.
Hampir disetiap jaman, seni termasuk sastra yang
memegang peranan penting dalam the humanities, kenapa ??? karena seni merupakan
ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusian
seperti seperti yang terdapat dalam filsafat atau agama.dibanding dengan cabang
the humanities yang lain, seperti hal nya ilmu bahasa.
Dan sastra mempunyai peranan yang lebih penting,
kenapa ??? karena sastra menggunakan bahasa. Sementara itu, bahasa menampung
hampir semua pernyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya memahami dirinya
sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa.
Manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah yang mempermudahkan
sastra untuk berkomunikasi. Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah
penjabaran abstraksi. Sastra juga didukung oleh cerita. Dengan cerita orang
lebih mudah tertarik, dan degan cerita orang lebih mudah mengungkapkan
gagasannya dalam bentuk yang tidak normatif.
